Langsung ke konten
Langsung
JdwelKora

Bahasa

Sembunyikan skor

Zona waktu

Tautan cepat

Berita

Mbappé Minta Maaf kepada China atas Lelucon “Diktator China”: Sponsor Mundur, TV China Hentikan Siaran La Liga

WhatsAppXFacebook
Mbappé Minta Maaf kepada China atas Lelucon “Diktator China”: Sponsor Mundur, TV China Hentikan Siaran La Liga

Striker Real Madrid sekaligus kapten Prancis Kylian Mbappé meminta maaf secara terbuka dalam bahasa Prancis, Inggris, dan Mandarin pada Selasa, 27 Oktober 2026, setelah komentar yang memicu kemarahan di China. Tiga sponsor China memutus kontrak, China Media Group menghentikan siaran pertandingan La Liga, dan platform olahraga China menghapus namanya dari peringkat Ballon d’Or.

Apa yang dikatakan Mbappé?

Dalam wawancara untuk program The Bridge yang dipandu rekan setimnya Aurélien Tchouaméni, ia ditanya soal meme favoritnya. Ia menyebut gambar yang wajahnya ditempelkan pada sosok yang ia kira “diktator China”. Menurut Al Jazeera dan Forbes ia tidak menyebut nama Mao Zedong, tetapi franceinfo menulis bahwa gambar yang dimaksud adalah Mao. Klip itu menyebar pada Senin, 26 Oktober, dan Al Jazeera mengatakan klip itu direkam pada April.

Reaksi yang terkonfirmasi

  • Sponsor: Dongpeng, Mengniu, dan Milkground memutus kontrak dengan efek segera pada Selasa; Dongpeng menyebut “toleransi nol” terhadap hal yang menyinggung perasaan nasional.
  • Siaran: China Media Group, yang menaungi CCTV, menghentikan siaran La Liga dan laga yang melibatkan Mbappé serta menarik iklannya. Pihak grup mengonfirmasinya kepada AFP, menurut franceinfo.
  • Tuntutan permintaan maaf: seorang pejabat grup menulis kepada presiden La Liga Javier Tebas pada 26 Oktober, menuntut permintaan maaf terbuka dan tertulis dari Real Madrid dan Mbappé, menurut The Paper.
  • Kementerian Luar Negeri China: juru bicaranya mengatakan ucapan dan tindakan yang melukai perasaan rakyat China “secara wajar akan dihadapi dengan penentangan bersama dari semua lapisan masyarakat China”.
  • La Liga: menyatakan penyesalan dalam pernyataan dan mengatakan komentar itu bersifat pribadi. Tebas minta maaf di X dan mengatakan hubungan yang dibangun bertahun-tahun “tidak bisa rusak oleh satu insiden”.

Permintaan maaf Mbappé

Ia menerbitkan pernyataan yang menyebut komentarnya “tidak tepat” dan melukai banyak orang di China serta komunitas Tionghoa, bahwa itu “sama sekali bukan niatnya”, bahwa ia “menaruh rasa hormat yang dalam kepada rakyat China dan sejarahnya”, dan bahwa ia “benar-benar menyesal”.

Dampak pada platform dan merek (menurut pers China)

  • Dongqiudi: menerbitkan pernyataan bahwa ucapan itu melukai perasaan rakyat China dan bahwa mereka tidak akan menerjemahkan atau menyiarkannya. Menurut Goal.com dan Africa Soccer, mereka mengganti namanya di peringkat Ballon d’Or 2026, tempat ia berada di posisi kedua, dengan frasa yang berarti “tidak ada orang seperti itu”. Laporan menyebut frasa itu berasal dari judul berita, bukan sikap resmi platform.
  • Hupu: menghapus peringkatnya di Ballon d’Or, menurut situs-situs China.
  • On dan Dior: surat kabar China, termasuk Dahe Daily, melaporkan konten tentang Mbappé hilang dari akun resmi mereka, tanpa pengumuman resmi pemutusan kontrak.
  • Xiaohongshu: membatasi akunnya dan memblokir pengikut, menurut Sina.
  • CCTV: menghapus laporan tentang Mbappé, menurut laporan China.
  • AI: satu laporan Sina menyebut model AI China tidak menampilkan informasi tentangnya. Tidak ada sumber kedua yang mengonfirmasi.

Sikap Real Madrid

Saya tidak menemukan jawaban resmi dari klub, dan Heavy melaporkan klub menolak berkomentar.

Dampak finansial

franceinfo menyebut saham On, sponsor baru Mbappé, turun sekitar 3,5% sebelum pasar dibuka, angka yang dikutip dari pers.

Klaim beredar yang belum diverifikasi JDWELKORA

  • Bahwa platform Migu menghapus klip gol-golnya di El Clásico.
  • Bahwa wajahnya ditutup pada iklan di stasiun metro Xujiahui, Shanghai.
  • Artikel Global Times “Mbappé dalam masalah” dan yang dikaitkan dengan Dahe Daily bahwa ia “menggigit tangan yang memberinya makan”.
  • Bahwa kontrak tahunannya bernilai 30 juta euro.
  • Bahwa Tebas mengirim surat tertulis dan grup membalas dengan surat kedua atas nama presidennya.
  • Nama juru bicara kementerian: satu cuitan menyebut Guo Jiakun, franceinfo menyebut Lin Jian.
  • Bahwa Dior dan On secara resmi memutus kontrak, karena tidak ada pengumuman pemutusan.
  • Frasa “boikot kolektif” dalam cuitan tentang pernyataan kementerian, yang diterjemahkan Al Jazeera sebagai “penentangan bersama”.

Sumber: Al Jazeera, franceinfo, The Paper, Goal.com, Africa Soccer, Sina, dan Sohu.

WhatsAppXFacebook
Bagaimana pendapat Anda?
Ikuti kami di X

Baca juga

Lihat semua

Pertandingan hari ini

Lihat semua

Komentar 0

Jaga sportivitas: hormati semua orang, tanpa hinaan dan tautan promosi.

Jadilah yang pertama berkomentar.

Tambahkan komentar